latihanku

Di Buat Oleh Fahrizal Ali

Selamat Datang Di Blog Saya

Selasa, 29 September 2015

System Of A Down Question! Lyrics Interpretation (Interpretasi Lirik Lagu Question)

 Question! Lyrics

Sweet berries ready for two ghosts are no different than you,Ghosts are now waiting for you,Are you...Sweet berries ready for two ghosts are no different than you,Ghosts are now waiting for you,Are you dreaming? Dreaming the night, dreaming all right
Do we, do we know, When we fly?When we, when we goDo we die?
Sweet berries ready for two ghosts are no different than you,Ghosts are now waiting for you,Are you...Sweet berries ready for two ghosts are no different than you,Ghosts are now waiting for you,Are you dreaming? Dreaming the night, dreaming all right
Do we, do we know, When we fly?When we, when we goDo we die?
LALALALALALALALALALALALALALALALA
Do we, do we know, When we fly?When we, when we goDo we die?

      QUESTION! lagu SOAD yang satu ini terbilang sulit untuk diinterpretasikan. Saya pribadi mendapat kesulitan ketika mencoba menginterpretasikan liriknya. Lirik lagu ini terkesan acak dan meloncat-loncat, jadi ketika saya coba untuk memaknainya saya hanya mendapatkan konteks-konteks acak yang sulit untuk dimengerti. Lalu apa yang sebenarnya ingin disampaikan oleh lagu ini? Setelah mencari-cari, membaca dan memahami beberapa interpretasi, saya menemukan bahwa pesan dalam lagu ini akan lebih mudah ditangkap dari video klip-nya.

Video Klip

     Dalam video klip lagu ini, pertama kita akan melihat seorang anak kecil yang sedang mengketapel seekor burung merah. Lalu, ketika biji ketapel mengenai sang burung merah, video mulai menampilkan setting opera (1): seorang anak lelaki dalam sebuah taman, kemudian juga di munculkan seorang gadis bergaun merah yang terbaring di tempat tidur. (Bagian ini mungkin saja mengacu pada epic Adam dan Hawa di taman eden. ). Kemudian video menampilkan visualisasi langit penuh bintang diatas kepala gadis bergaun merah tersebut. Visualisasi tersebut kemudian mengantarkan kita kepada video sepasang pria dan wanita (dalam setting opera(2) yang berbeda). Wanita pada bagian ini juga mengenakan gaun berwarna merah. Lalu, visualisasi kembali menampilkan gadis bergaun merah sebelumnya (dalam setting opera(1)). Pada bagian ini gadis bergaun merah sedang berada diantara pepohonan yang buahnya seperti buah berry (blueberry atau sejenisnya). Anak lelaki yang sebelumnya muncul pada setting opera(1), memberikan buah berry tersebut pada sang gadis bergaun merah. Setelah memakan buah berry tersebut, sang gadis mulai menua dan berubah menjadi wanita bergaun merah pada setting opera(2). Kemudian video kembali menampilkan setting opera(2) dimana ditampilkan pria-pria penunggang kuda, dan pada klimaksnya ditampilkan sang pria yang sedang menagisi mayat wanita bergaun merah. Bagian ini mengingatkan kita pada roman Romeo & Juliete. Pada bagaian selanjutnya, ditampilkan sebuah ruang operasi. Dalam ruang tersebut terdapat seorang dokter yang sedang membantu seorang wanita yng akan melahikan. Pada bagian ini, penggalan-penggalan video sebelumnya ditampilkan secara cepat: mulai dari burung merah, gadis bergaun merah pada setting opera(1) dan wanita bergaun merah pada setting opera(2). Hingga akhirnya video menampilkan adegan seorang bayi berselimut merah yang baru saja dilahirkan.

REINKARNASI

     Apabila kita sederhanakan maka adegan-adegan dalam video tersebut menampilkan 4 bagian utama. (1) Burung bebulu merah yang diketapel oleh sorang anak lelaki (3)gadis bergaun merah dan anak lelaki  (2) Wanita bergaun merah dan pria (4) persalinan seorang bayi yang dibungkus oleh selimut berwarna merah. Jika kita perhatikan secara seksama, maka warna MERAH menjadi pengait antara 4 bagian adegan tersebut. Burung merah-gadis bergaun merah-wanita bergaun merah-bayi berselimut merah. Dari hubungan-hubungan tersebut dapat kita lihat bahwa, adegan-adegan acak yang ditampilkan dalam video sebenarnya mengisahkan satu tokoh utama, yaitu tokoh yang diidentikan dengan warna MERAH. Pada titik inilah kita dapat melihat bahwa ide utama dari video klip question adalah REINKARNASI. Jadi secara sederhana dapat saya simpulkan bahwa, Burung merah, gadis bergaun merah, wanita bergaun merah, dan bayi berselimut merah adalah satu tokoh yang sama, tetapi dalam kehidupan yang berbeda. Pada suatu masa kehidupan, sang tokoh adalah seekor burung merah, sebelumnya ia adalah seorang gadis bergaun merah, sebelumnya lagi ia adalah seorang wanita bergaun merah. Alur dalam video juga harus diperhatikan. Jika kita perhatikan dengan seksama, maka kita akan mendapati bahwa alur video tersebut adalah alur mundur-alur mundur-dan alur maju. Bagian awal video klip, ketika ditampilkan burung merah yang terbunuh karena diketapel adalah masa sekarang si tokoh. Gadis bergaun merah adalah masa lalunya, atau dia pada kehidupan sebelumnya, begitu pula wanita bergaun merah. Potongan-potongan adegan ini dimunculkan sebagai visualisasi ketika sang burung merah sedang menghadapi kematian. Ketika itu dia seperti diingatkan kembali tentang kehidupan-kehidupan yang ia lalui sebelumnya. Pada akhir video ia telah terlahir kembali sebagai seorang bayi yang berselimut merah.

     System Of A Down dengan segala keistimewaannya telah menampilkan banyak ide-ide, konsep dan pemahaman-pemahaman. Bagi saya atau sebagian besar dari kita, hal-hal seperti reinkarnasi, bahaya perang, agama, ilmu pengetahuan, kriminalitas, perdamaian,  dan politik mungkin bukan hal baru, tapi yang membuat mereka begitu istimewa adalah bagaimana cara mereka menyuguhkan ide-ide tersebut. Ditangan SOAD ide atau konsep paling sederhana sekalipun menjelma menjadi sesuatu yang luar biasa dan tak terpikirkan. Bagi saya pribadi SOAD selalu "Out Of The Box". Mereka yang genius bagi saya, adalah mereka yang menemukan hal-hal sederhana yang tidak terbayang kan oleh mayoritas.

System Of A Down - 36 Lyrics Interpretation (Interpretasi Lirik 36)

36 Lyrics
Television in disgrace
Life you get old, it's the race,
Can you break out,
Can you break out,
Will you live at your own pace.

Life, so, unnecessary,


Television in disgrace

Life you get old, it's the race,
Can you break out,
Can you break out,
Will you live at your own pace.

Now will you live at your own pace?

Will you live at your own pace
    36 adalah salah satu lagu dalam album "Steal theis album". Yang menurut saya menjadi pertanyaan besar adalah judul dari lagu ini sendiri "36". Apakah yang sebenarnya tersimpan dibalik angka "36" tersebut. Pada beberapa kasus, saya menemukan bahwa musisi terkadang memberi judulnya terkait dengan hal-hal yang bersifat pribadi. Dengan kata lain tidak terdapat hubungan yang jelas antara makna yang terkandung dalam lirik dan judul lagu sendiri. Judul dan lirik terkadang berdiri sendiri. memiliki makna dan latar belakang yang berbeda. 
   Berdasarkan interpretasi yang saya baca judul "36" terkait dengan Serj Tankian. Pada tahun 2003 Serj Tankian berumur 23 tahun, tahun setelah album "Steal This Album! dirilis. Ketika lagu "36" dirilis Serj Tankian berada pada akhir umur 35. Selain itu jika kita mengurutkan semua lagu yang dirilis SOAD, mulai dari Self Titled album, Toxicity, dan Steal This Album!, maka lagu "36" akan berada pada urutan ke-36. (13 lagu pada Self Titled Album, 14 lagu pada album Toxicity dan plus 9 lagu sampai track lagu "36".
     Apabila dimaknai dari segi lirik, secara garis besar lagu ini ingin menyampaikan bagaimana pengaruh televisi kepada kita.
Television in disgrace
Life you get old, it's the race,

     Pada bagian tersebut digambarkan bagaimana televisi adalah sebuah aib. Televisi telah mencuci otak banyak orang, membentuk pola pikir dan menjauhkan kita dari ketertarikan akan hal-hal penting. Banyak dari kita yang menghabiskan hidup didepan televisi.
Can you break out,
Can you break out,
Will you live at your own pace.

   Kita seharusnya keluar dari pengaruh televisi, kita juga harus bisa melihat dunia secara nyata, sehingga menjadi manusia-manusia yang bebas menjalani hidup dengan cara sendiri. Secara sadar atau tidak televisi adalah salah satu pengaruh terbesar dalam pembentukan pola pikir dan gaya hidup. Televisi telah mempengaruhi pilihan-pilihan kita, apa yang kita makan, apa yang kita pakai, apa yang kita bicarakan dan bahkan apa yang kita sembah.
Life, so, unnecessary,

   Hidup jadi begitu tidak penting dan kehilangan makna ketika kita hanya memperhatikan dunia yang dibentuk televisi.
   Hanya itu yang bisa saya maknai dari lagu ini, tidak banyak memang, tapi pesannya begitu jelas. "Jangan habiskan hidup mu hanya untuk menjadi penonton". Carilah kesenangan dengan cara yang lebih aktif. Rubahlah sesuatu, maka sejarah akan mencatat nama mu (mahdi)

System Of A Down- Tentative Lyrics Interpretation (Interpretasi Lirik Tentative)

Tentative Lyrics

Superstition taking all of us for a ride.
Mimes overtaken by the signs of the right.
The bombs are falling overhead with no say
While you were talking all detached.

So tell us where you going? To the bottom.
Do you hear us? We are rotting.
We're going down in a spiral to the ground.
No one, no one's gonna save us now!

Ceremony circum relatives of sacred lifes
The mask are understooding illusion of they're in the fight
The true believers have what's faded and sunlight
when you were walking all because

Oh, tell us where you're going to the bottom
Do you hear us we are rotting?
We're going down in a spiral to the ground
No one, no one's gonna save us now, not even god!
No one saved us, no one's gonna save us

Where do you expect us to go when the bombs fall?
Where do you expect us to go when the bombs fall?
Where do you expect them to go when the bombs fall?
Where do you expect us to go when the bombs fall?

Suffocation taking all of us for our right
Bombs are overticking by the sides sense no right
The bombs are falling over our head with no say
While you were talking all the cursed cursed cursed cursed cursed (DE-TACHED-DE-TEACHED)
We're going down in a spiral to the ground
No one, no one's gonna save us now! (not even god!)
No one saved us, no one saved us
No one saved us, no one's gonna save us now
Where do you expect us to go when the bombs fall?
     Sepertinya tidak banyak hal yang dapat saya Interpretasikan dari lirik lagu SOAD yang satu ini. Karena liriknya sendiri tidak mengesankan ambiguitas, pesannya cukup jelas dan tidak absurb.
    Secara garis besar lirik lagu ini adalah tentang bahaya perang. Bagaimana manusia secara sadar sedang merencanakan kiamatnya sendiri. Apabila perang nuklir benar-benar terjadi maka debu dari hasil ledakan nuklir cukup untuk menghalangi sinar matahari di seluruh dunia. Hal ini akan menyebabkan tumbuhan berhenti berfotosintesa, hewan-hewan mati dan tentu saja manusia. Manusia yang tersisa akan mati lemas.
    Manusia telah memiliki lebih dari cukup senjata berhulu ledak nuklir untuk mampu menimbulkan kiamat. Tercatat Amerika memiliki 5.735 hulu ledak aktif dari total 9.960 dan Rusia memiliki 5.830 hulu ledak aktif dari total 16.000. Angka-angka tersebut belum termasuk yang dimiliki oleh negara-negara laijn seperti Inggris, Perancis, China, Bosnia dan Herzegovina, Korut, Israel, India dan Pakistan.
Where do you expect us to go when the bombs fall?

     Kemana kamu berharap kami pergi ketika bom jatuh? Ini adalah sebuah pertanyaan paling sederhana dalam perang, tapi mengandung makna yang begitu dalam. Tidakkah kita menyadari bahwa bahaya perang nuklir tidak memihak pada siapa pun. Seluruh peradaban manusia akan berakhir dan hilang seperti tidak pernah ada.
     Tuhan selalu memberi kita pilihan tetapi kita memilih kehancuran (Mahdi)

System Of A Down - I-E-A-I-A-I-O Lyrics (Interpretasi Lirik I-E-A-I-A-I-O)

I-E-A-I-A-I-O Lyrics

Peter's pecker picked another
Pickle bearing pussy pepper,
Peter's pecker picked another
Pickle bearing pussy pepper, Why?

Meeting John at Dale's Jr.
Winked an eye and point a finger,
Meeting John at Dale's Jr.
Winked an eye and point a finger, Why?

A former cop, undercover,
Just got shot, now recovered,
A former cop, undercover,
Just got shot, now recovered, Why?

Fighting crime, with a partner,
Lois Lane, Jimmy Carter,
Fighting crime, with a partner,
Lois Lane, Jimmy Carter, (siren)

I E A I A I O,
I E A I A I O, Why,
As we light up the sky.

Peter's pecker picked another
Pickle bearing pussy pepper,
Peter's pecker picked another
Pickle bearing pussy pepper, Why?

Meeting John at Dale's Jr.
Winked an eye point and point a finger,
Meeting John at Dale's Jr.
Winked an eye point and point a finger, Why?

A former cop, undercover,
Just got shot, now recovered,
A former cop, undercover,
Just got shot, now recovered, Why?

Fighting crime, with a partner,
Lois Lane, Jimmy Carter,
Fighting crime, with a partner,
Lois Lane, Jimmy Carter, (siren)

I E A I A I O,
I E A I A I O, Why,
As we light up the sky,
I E A I A I O,
I E A I A I O, Why,
As we light up the sky.

Mind disillusions acquainted,
Bubbles erotica,
Plutonium wedding rings,
Icicles stretching,
Bicycle shoestrings,
One flag, flaggy but one,
Painting the paintings of the alive.

I E A I A I O,
I E A I A I O, Why,
As we light up the sky,
I E A I A I O,
I E A I A I O, Why,
As we light up the sky.

     Lagu yang satu ini adalah yang tersulit untuk diinterpretasikan. Masalahnya adalah masing-masing bagian lirik dalam lagu yang satu ini seperti tidak saling berkaitan. Pada bait pertama lagu ini, SOAD memasukan tounge twister :

Peter's pecker picked another
Pickle bearing pussy pepper,
Peter's pecker picked another
Pickle bearing pussy pepper, Why?

     Tounge twister biasa digunakan untuk melatih proununciation atau ujaran pada anak dalam belajar bahasa. Bait diatas merupakan salah satu tounge twister yang cukup terkenal dalam bahasa inggris, namun telah mengalami beberapa perubahan dari bentuk aslinya:


Peter Piper picked a peck of pickled peppers,
A peck of pickled peppers Peter Piper picked;
If Peter Piper picked a peck of pickled peppers,
Where's the peck of pickled peppers Peter Piper picked?

    Saya tidak yakin benar modus SOAD memasukkan tounge twister dalam lagu ini. Tapi salah satu yang harus diperhatikan adalah kata "Pussy" yang banyak diasosiasikan secara vulgar dengan vagina atau pelacur. Pada bait kedua SOAD juga memakai konsep tounge twister :

Meeting John at Dale's Jr.
Winked an eye point and point a finger,
Meeting John at Dale's Jr.
Winked an eye point and point a finger, Why?

    
    Beberapa interpreter memaknai bagian tersebut sebagai penggambaran pers dan politik Amerika. Masih dengan konsep tounge twister bait selanjutnya berbunyi :

A former cop, undercover,
Just got shot, now recovered,
A former cop, undercover,
Just got shot, now recovered, Why?

    Bila diterjemahkan secara bebas akan berarti; Seorang mantan polisi, menyamar, baru saja terkena tembakan, sekarang telah pulih, kenapa? Bait selanjutnya berbunyi:

Fighting crime, with a partner,
Lois Lane, Jimmy Carter,
Fighting crime, with a partner,
Lois Lane, Jimmy Carter, (siren)

    Pada bagian tersebut SOAD memasukkan dua nama yaitu : Lois Lane dan Jimmy Carter. Lois Lane adalah karakter fiktif dalam komik Superman. Lois Lane merupakan karakter wanita partner kerja Clark Kent (wujud manusia Superman), yang diam-diam dicintai oleh Superman. Sedangkan nama Jimmy Carter memiliki banyak ambiguitas, salah satunya adalah James Earl Carter, Jr yang merupakan presiden Amerika ke-39. Bagi saya pribadi masih buram Jimmy Carter yang mana yang dimaksud dalam lagu ini.

I E A I A I O,
I E A I A I O, Why,
As we light up the sky,

   Beberapa interpreter mengatakan bahwa i-e-a-i-a-i-o merupakan rangkaian vokal yang terdapat dalam kata "IDEALIZATION". Sumber lain mengatakan bahwa I-e-a-i-a-i-o berhubungan dengan okultisme dan bahkan beberapa sumber menghubungkan bagian tersebut dengan KKK atau Ku Klux Klan (Salah satu organisasi rasis di Amerika). Teori lain mengatakan bahwa lagu ini berhubungan dengan 4 Juli (Independence Day Of America), As we light up the sky; terkait dengan tradisi kembang api yang diadakan pada perayaan 4 July. Selain itu beberapa sumber juga mengatakan pada versi asli lagu ini terdapat lirik yang berbunyi In the fourth of July, namun dihilangkan pada album "Steal this album!".
   Dalam lagu ini terdapat beberapa deskripsi aneh seperti Plutonium wedding ring, Bubbles erotica, icicle streching, dan seterusnya. Banyak terdapat perbedaan interpretasi pada bagian ini. Ada yang beranggapan bagian ini mengacu pada obsesi dunia barat terhadap gadget dan perhiasan, dan ada juga yang mengaitkan bagian tersebut dengan efek bom nuklir (*plutonium wedding ring).
     Seperti yang telah saya katakan diawal, setiap bait dan baris dalam lagu ini seperti tidak berkaitan satu sama lain. Hal ini tentu saja menyulitkan kita untuk menarik makna dari lirik lagu ini. Saya rasa ada latar belakang sosial yang harus dimengerti sebelum kita dapat memaknai lagu ini secara lebih baik, tapi berhubung pengetahuan saya tentang Amerika begitu  dangkal, maka saya tidak dapat memaknai lagu ini lebih jauh lagi. Harapan saya sederhana saja, semoga interpretasi ini dapat menambah wawasan kita semua. Terima kasih.

System Of A Down-Spiders Lyrics Interpretation (Interpretasi lirik Spiders

Spiders Lyrics

The piercing radiant moon,
The storming of poor June,
All the life running through her hair,

Approaching guiding light,
Our shallow years in fright,
Dreams are made winding through my head,

Through my head,
Before you know, Awake,

Your lives are open wide,
The V-chip gives them sight,
All the life running through her hair,

The spiders all in tune,
The evening of the moon,
Dreams are made winding through my head,

Through my head,
Before you know, Awake

[SOLO]

Through my head,
Before you know,
Before you know I will be waiting all awake,

Dreams are made winding through her hair,
Dreams are made winding through her hair.
    Secara garis besar lirik lagu ini adalah tentang pemerintah yang memonitor masyarakatnya. Hal ini diperkuat dengan adanya caption pada lirik "spiders" dalam buklet lirik self titled album yang berbunyi : "Your thoughts and dreams are no longer sacred as they are exposed to a weapon known as remote viewing and monitoring." "Mimpi dan pikiranmu tidak lagi suci karena telah terkena senjata yang dikenal sebagai remote pemantauan."
    Dalam dunia spionase kita akan menemukan istilah-istilah seperti implant, sound device dan lain-lain. Benda-benda tersebut banyak digunakan sebagai gadget untuk mengumpulkan informasi. Dalam lagu ini SOAD ingin menyampaikan kepada kita bagaimana pemerintah (khususnya Amerika) telah melakukan upaya spionase kepada warganya bahkan dunia.
    Tindakan spionase macam ini bukan hal baru, bahkan dapat dikatakan bahwa badan intelejen Amerika dapat memindai setiap sudut bumi dalam hitungan detik (dengan bantuan satelit), baik secara audio maupun visual. Termasuk juga segala hal yang anda bicarakan di telefon dan anda tulis di internet (dengan meretas sandi publik).
    Dengan kontrol terhadap informasi yang begitu baik, pemerintah Amerika dapat mengetahui sejak dini setiap ancaman terhadap keamanan nasional negaranya, baik dari segi sosial, politik, ekonomi, dan terorisme. Usaha spionase Amerika diperkuat pasca serangan 11 September.
    Beberapa interpreter mengaitkan lagu ini dengan dunia matrix. Dimana manusia sebenarnya tidak hidup dalam realita. Dengan kata lain setiap kehidupan yang kita jalani adalah buatan pemerintah (lihat video klip spiders). Jika dilihat secara simbolis, dapat dikatakan bahwa pemerintahan dunia saat ini (khususnya Amerika) sedang membentuk pola pikir masyarakat dunia ke arah yang mereka inginkan, mengatur kehidupan kita hari ini dan besok, mengatur apa yang kita suka dan apa yang kita benci, mengatur apa yang kita tahu dan apa yang tidak boleh kita tahu, mengatur apa yang kita lihat dan kita dengar. Karena pada masa ini, perang yang sesungguhnya adalah perang informasi.

So be careful, your lives are open wide... Spiders everywhere....

Scars On Broadway-Babylon Lyrics Interpretation (Interpretasi Lirik Babylon)

Babylon Lyrics

Running to Babylon,
Run, all the way to Babylon!
Meet you there in Babylon!

Meet you there in Babylon!

Running to Babylon,
Run, all the way to Babylon!
Meet you there in Babylon!

Meet you there in Babylon!!!

Oooooonn

Marooned again, you were the
one that threw me into life! 
Marooned again, you were the one that looked through sadder light.
I liked the way we sat on rooftops in the summer time!
If we will all maroon again I'd give my soul to save you...

Marooned again, you were the one that put me into defense!
Marooned again, you were the one that took my confidence..

I liked the way we sat on rooftops in the summer time!
If we will all maroon again I'd give my soul to save your life!!

Ooooh

Running from Babylon,
run all the way to Babylon!

Meet you there in Babylon!
Meet you there in Babylon!

Babylon'

    Hal pertama yang harus terlebih dahulu dikaji sebelum menginterpretasikan lagu ini adalah pemahaman kita tentang sejarah Babylon itu sendiri. Babilonia adalah salah satu peradaban kota tertua di dunia. Babylon adalah ibu kota bagi bangsa Akkadia dari peradaban Mesopotamia kuno. Secara geografis letaknya adalah disebelah selatan Mesopotamia (Iraq sekarang). Pada masanya Babylon atau Babel dipercaya sebagai kota suci tempat tinggal para dewa. Kadang Babylon juga diasosiasikan dengan surga atau taman eden. (lihat wiki sang pencerah)
    Apabila kita menganalisis lebih jauh, beberapa sumber mengatakan bahwa Daron Malakian (Gitaris dan Vokalis Scars On Broadway) berasal dari keluarga Imigran Iraq keturunan Armenia yang kemudian menetap di California - Amerika. Hal ini tentu saja memiliki keterkaitan dengan interpretasi terhadap lirik lagu Babylon itu sendiri, dimana latar belakang sang penulis sangat terkait dengan makna yang terkandung dalam sebuah lirik.

"Marooned again"

    Potongan lirik diatas dapat diartikan sebagai "terdampar lagi" atau "abandoned" atau "ditinggalkan". Kata ini biasa digunakan untuk menggambarkan disposisi, pengasingan, atau pembuangan. Dari potongan lirik tersebut kita dapat menarik sebuah Interpretasi bahwa sang penulis ingin menggmbarkan tentang keterasingannya. Sangat mungkin bila Daron Malakian (yang notabene berasal dari keluarga imigran Iraq) merasa bahwa hidupnya di Amerika adalah sebuah pengasingan. Selain itu, lagu ini juga dapat dikaitkan dengan orang yang dicintai oleh sang penulis (kekasih, teman masa kecil atau keluarga). Hal ini diperkuat dengan adanya potongan lirik berikut :

I liked the way we sat on rooftops in the summer time!
If we will all maroon again I'd give my soul to save you...

    "Aku menyukai cara kita duduk di atap ketika musim panas, jika kita akan terdampar lagi aku serahkan jiwa ku untuk menyelamatkan mu." Bagian tersebut menggambarkan kenangan penulis dengan orang yang ia cintai dan bagaimana ia rela mengorbankan jiwanya bagi yang ia cintai.

Marooned again, you were the
one that threw me into life! 
Marooned again, you were the one that looked through sadder light.
    "Kamu adalah orang yang melemparkan aku kedalam kehidupan. Kamu adalah orang yang terlihat melalui cahaya yang lebih menyedihkan (redup)." Bagian ini mungkin menggambarkan orang yang sangat berarti dalam kehidupan sang penulis atau orang yang membuat sang penulis mengerti kehidupan. 


Running to Babylon,
Run, all the way to Babylon!
Meet you there in Babylon!

Meet you there in Babylon!

   "Berlari ke Babilon, Berlari sepenuhnya (sekencangnya) ke Babilon, bertemu kamu disana di Babilon." Bagian ini merupakan simbolisasi dari kerinduan dan kehawatiran sang penulis terhadap orang-orang yang ia cinta.
    Sangat mungkin jika lagu ini adalah tentang kekhawatiran sang penulis terhadap keluarga atau warga keturunan armenia di Iraq pada saat pecah perang.

System Of A Down - BYOB Lyrics Interpretation (Interpretasi Lirik BYOB)

B.Y.O.B Lyrics


You !!
WHY DO THEY ALWAYS SEND THE POOR!
Barbarisms by Barbaras
With pointed heels.
Victorious, victories kneel.
For brand new spankin' deals.
Marching forward hypocritic
And hypnotic computers.
You depend on our protection,

Yet you feed us lies from the table cloth.
La la la la la la la la la,
Everybody's going to the party have a real good time.
Dancing in the desert blowing up the sunshine.

Kneeling roses disappearing,
Into Moses' dry mouth,
Breaking into Fort Knox,
Stealing our intentions,
Hangars sitting dripped in oil,
Crying FREEDOM!

Handed to obsoletion,
Still you feed us lies from the table cloth.
La la la la la la la la la,
Everybody's going to the party have a real good time.
Dancing in the desert blowing up the sunshine.
Everybody's going to the party have a real good time.
Dancing in the desert blowing up the sunshine.

Blast off, it's party time,
And we don't live in a fascist nation,
Blast off, it's party time,
And where the fuck are you?
Where the fuck are you?
Where the fuck are you?

Why don't presidents fight the war?
Why do they always send the poor?
Why don't presidents fight the war?
Why do they always send the poor? 
[X4]

Kneeling roses disappearing,
Into Moses' dry mouth,
Breaking into Fort Knox,
Stealing our intentions,
Hangars sitting dripped in oil,
Crying FREEDOM!

Handed to obsoletion,
Still you feed us lies from the tablecloth.
La la la la la la la la la,
Everybody's going to the party have a real good time.
Dancing in the desert blowing up the sunshine.
Everybody's going to the party have a real good time.
Dancing in the desert blowing up the sun

Where the fuck are you!
Where the fuck are you!

Why don't presidents fight the war?
Why do they always send the poor?
Why don't presidents fight the war?
Why do they always send the poor? 
[X3]
Why, do, they always send the poor 
[X3]
They only send the poor 
[x2]

     Saya yakin sebagian besar penikmat SOAD telah memahami dengan baik makna dari lagu yang satu ini. Tapi bolehlah sekali lagi kita menghayati maknanya, barang kali ada beberapa pesan yang tidak sengaja terlewat oleh kita.
     Seperti yang kita ketahui B.Y.O.B adalah akronim dari Bring Your Own Bombs, tapi ada beberapa sumber yang mengartikannya sebagai Bring Your Own Beer/Beff. Hal ini saya lihat sebagai sebuah plesetan ironi tentang perang Amerika di Iraq pada masa W Bush.

WHY DO THEY ALWAYS SEND THE POOR!

     "Mengapa engkau selalu mengirim yang miskin." Baris tersebut merupakan sebuah pertanyaan retorik yang mengacu pada pemerintahan Amerika (khususnya pada masa W Bush). Selain itu baris tersebut juga merupakan sebuah kritik terhadap tingginya jumlah tentara miskin dan berpendidikan rendah dalam ketentaraan Amerika. Ironisnya lagi tentara seperti inilah yang dikirim ke medan perang. Hal ini dapat dilihat sebagai salah satu kebijakan Amerika dalam mengurangi jumlah warga miskin di Negaranya.

Barbarisms by Barbaras
With pointed heels.

     Sebagian besar warga Amerika percaya bahwa belahan dunia lain (khususnya Iraq) adalah bangsa yang peradabannya rendah (Barbar), tetapi di lain pihak penulis ingin menyampaikan bahwa barbar yang sebenarnya adalah Amerika itu sendiri. Baris yang berbunyi Barbaras with the pointed heels dapat juga dikaitkan dengan salah satu presenter berita Amerika terkenal Barbara Walter yang biasa mengenakan sepatu berhak tinggi. Barbara Walter dalam siarannya seringkali menunujukkan dukungan atau sisi baik dari pereng Amerika terhadap pemerintahabn Saddam sebagai sebuah bentuk propaganda pro perang.

Victorious, victories kneel.
For brand new spankin' deals

     Baris tersebut menunjukan kemenangan perang oleh Amerika dan sekutunya karena peralatan perang yang lebih modern. Selain itu bagian ini juga dapat diinterpretasikan bahwa industri persenjataan Amerika telah melakukan transaksi sukses karena senjata-senjata yang mereka produksi terjual habis. Selain itu baris tersebut juga dapat dihubungkan dengan pemuda-pemuda miskin Amerika yang bergabung dalam ketentaraan demi mendapatkan kesempatan pendidikan. Hal ini juga merupakan strategi militer yang terbilang jitu dalam menambah jumlah personil mereka.

Marching forward hypocritic
And hypnotic computers.

    Pada bagian ini penulis ingin menyampaikan bahwa sesungguhnya perang Amerika di Iraq dipimpin atau didasari oleh alasan-alasan munafik (Marching Forward Hypocritic) dan teknologi banyak disalah gunakan untuk memanipulasi tanggapan publik tentang perang serta penyembunyian fakta-fakta perang.

You depend on our protection,
Yet you feed us lies from the table cloth.

     Bagian ini merupakan sebuah Ironi, dimana Amerika mengatakan bahwa mereka ingin melindungi rakyat Iraq dari kediktatoran Saddam Hussein, namun alasan yang sesungghnya adalah untuk memonopoli eksploitasi minyak Iraq. Pada baris kedua penulis ingin menyampaikan bahwa publik sering kali disuguhkan kebohongan. Fakta-fakta perang selalu saja ditutup-tutupi, sehingga pengetahuan kita tentang dampak perang menjadi begitu sedikit.

Everybody's going to the party have a real good time.
Dancing in the desert blowing up the sunshine.

     "Semua orang pergi ke pesta untuk bersenang-senang, menari di tengah gurun meledakan sinar matahari." Bagian ini merupakan sebuah kritik yang ingin disampaikan penulis terhadap propaganda militer Amerika untuk mendapatkan prajurit muda, dimana perang disajikan lebih seperti sebuah pesta dan  kesenangan. sedangkan Bloowing ip the sunshine dapat kita analogikan dengan ledakan bom.


Kneeling roses disappearing,
Into Moses' dry mouth,

     Pada bagian ini kata kneeling roses dapat kita kaitkan dengan keadaan warga muslim di Iraq. Orang-orang muslim berlutut untuk menyembah Allah tapi kemudian mereka menghilang (disappearing) atau terbunuh sebagai korban perang. Moses dipilih sebagai simbolisasi dari Amerika karena sejarah Musa yang  menyelamatkan Israel dari kekuasaan orang-orang mesir, hal ini sejalan dengan kebijakan politik luar negeri AS yang selalu mendukung Israel.

Blast off, it's party time,
And we don't live in a fascist nation,
Blast off, it's party time,

     Bagian ini masih merupakan sebuah ironi. Pemerintahan Amerika mengatakan kepada warga Iraq bahwa mereka datang untuk membebaskan warga Iraq dari trani dan pemerintahan fasis. Tetapi pada kenyataannya dalam kasus ini Amerika adalah fasis yang sebenarnya.

System Of A Down - Forest Lyrics Interpretation (Interpretasi lirik lagu Forest)

    Sebenarnya di luar kemampuan saya untuk menginterpretasikan lirik lagu yang satu ini. Namun setelah mencari beberapa referensi, saya menjadi cukup bersemangat untuk menyajikannya dalam bahasa Indonesia. Maka dari itu, kali ini saya hanya akan menterjemahkan dan menyusun kembali beberapa interpretasi terdahulu dari lirik lagu ini. Kalaupun ada penambahan ataupun pengurangan saya harap itu tidak mengaburkan maksud dari interpreter terdahulu ataupun SOAD sendiri. Hal tersebut hanya dimaksudkan untuk mempermudah pemahaman pembaca. Mengacu kepada kaidah-kaidah hermeneutika, interpreter seharusnya mampu melampaui maksud si penulis sendiri asalkan didasarkan pada pemahan kontekstual yang memadai. Semoga penafsiran yang saya buat cukup mapan untuk kita semua.

"Forest" The Biblical Garden of Gethsemane
      Penafsiran pertama mengatakan bahwa lagu ini adalah tentang malam dimana Yesus dikhianati oleh Yudas. Penafsiran ini mengatakan bahwa "Forest" secara metaforis mengacu pada Taman Getsemani (Garden Of Gethsemane). Taman Getsemani adalah sebuah taman yang terletak di kaki bukit zaitun sebelah timur bukit bait Tuhan (Gunung Moriah) Yerusalem. Di taman ini lalu dibangun gereja segala bangsa (Church Of All Nation) atau dikenal juga dengan Gereja Egony. 
     Pada malam  penangkapannya*, ia dan murid-muridnya sedang berada di taman tersebut. Pada malam itu Yesus yang sedang berdoa menemukan murid-muridnya malah tertidur. Ia dengan agak marah membangunkan murid-muridnya dan menyuruh mereka berdoa. Kemudian ia pergi menyendiri. Yesus tahu akan takdirnya, tentang pengkhianatan atas dirinya, ejekan yang akan ia dapati, rasa sakit yang akan ia rasakan, penyaliban, kematian, dan kebangkitannya. Seluruh takdirnya telah di tentukan Tuhan. Namun pada saat itu ia merasa benar-benar takut. "Kenapa aku?" Tanyanya kepada Tuhan. Pertanyaan ini merupakan sebuah bentuk keraguannya. Pada point ini pula Yesus didatangi oleh iblis.
     Lirik lagu Forest menggambarkan bagaimana sudut pandang Tuhan terhadap Yesus ketika itu. Tuhan merasa marah terhadap Yesus, terhadap pertanyaannya, keragu-raguaannya, dan ketakutannya. "Beraninya kamu bertanya kepada Tuhan, terlebih setelah Aku membuat semuanya  (takdir Yesus) menjadi jelas bagi kamu." Penafsiran ini mengacu pada potongan lirik berikut:
Why cant you see that you are my child?
Why dont you know that you are my mind?
Tell everyone in the world, that Im you!
Take this promise to the end of you!
Kenapa kamu tidak memahami bahwa kamu adalah anak-Ku?
Kenapa kamu tidak tahu bahwa kamu adalah pikiran-Ku?
Katakanlah pada seluruh manusia di dunia, bahwa Aku adalah kamu!
Pegang janji ini sampai akhir mu!
Story Of The Planet

     Penafsiran berikutnya menyatakan bahwa "Forest" adalah metafor dari bumi kita. Bumi telah melahirkan kita, dan kita adalah "benih"-nya. Pada suatu masa mungkin saja kita akan mapan dalam hal teknologi dan mampu mencapai planet-planet lain. Pada saat itulah kita sebagai benih-benih bumi menyebarluaskan kehidupan keluar bumi. Hal ini juga dapat dilihat sebagai asal mula kehidupan di planet kita saat ini. (lihat Panspermia).
     Kemudian lagu ini memberikan kita gambaran bagaimana kita mulai memisahkan diri dari asal mula kita (bumi). Kemajuan teknologi dan peradaban telah menbuat manusia berorientasi pada materi (uang, mobil, rumah dll). Manusia mulai meninggalkan sifat naturalnya, seperti pengobatan alami dan herbal.
Walk with me for a time, and make the forest turn to wine... ... Walk with me until the end, and make the forest turn to sand.
Berjalan bersama ku sementara waktu, dan membuat hutan menjadi anggur (minuman beralkohol). Berjalan bersama ku sampai akhir, dan membuat hutan menjadi pasir
     Pada potongan lirik diatas dapat kita tafsirkan bahwa manusia dalam perkembangannya mulai merusak dan mengekploitasi bumi demi kepentingannya. Selebihnya lagu ini menggambarkan tentang perspektif bumi itu sendiri. Bagaimana bumi memohon kepada manusia untuk menemukan kebenaran sejati tentang asal-usul mereka.
Why cant you see that you are my child?
Why dont you know that you are my mind?
Tell everyone in the world, that Im you!
Take this promise to the end of you!
Kenapa kamu tidak memahami bahwa kamu adalah anak-Ku?
Kenapa kamu tidak tahu bahwa kamu adalah pikiran-Ku?
Katakanlah pada seluruh manusia di dunia, bahwa Aku adalah kamu!
Pegang janji ini sampai akhir mu!
     Lirik lagu ini juga ingin mengajak kita untuk memahami konsep; bumi sebagai organisme raksasa, dimana kita semua (manusia-hewan-tumbuhan) adalah benih-benihnya. Ketika kita memahami konsep itu maka kita akan memperlakukan bumi ini secara lebih baik. Selain itu, pada dasarnya kita semua sedang merusak biosfer kita sendiri. Pada hakikatnya manusia tidak memiliki kemampuan untuk menghancurkan bumi. Setiap planet termasuk bumi memliki kemampuan untuk memperbaiki dirinya sendiri. Bahkan perang nuklir tidak akan mampu menghancurkan bumi. Yang hancur adalah biosfer kita sendiri, yang artinya akhir dari peradaban manusia. Bagi bumi dampak dari perang nuklir hanyalah bagian dari siklus planet. 10.000 tahun, 50.000 tahun atau jutaan tahun adalah masa yang pendek bagi sebuah planet. Bumi akan mampu memperbaiki dirinya sendiri, dan kembali ke keadaan aslinya.

Idea Of God

     Penafsiran terakhir menyatakan bahwa lagu ini adalah tentang asal-usul Tuhan.  Why cant you see that you are my child? Potongan lirik ini jika dilihat dari sudut pandang manusia terhadap Tuhan maka dapat dimaknai bahwa Tuhan diciptakan oleh manusia bukan sebaliknya. Begitu pula pada potongan lirik berikut Why dont you know that you are my mind? Tuhan hanya sebuah ide atau konsep yang ada dalam pikiran manusia. Tell everyone in the world, that Im you! Bagian ini menjelaskan bahwa Tuhan bukanlah satu-satunya penyebab (bencana, kehidupan, kematian) manusia bertanggung jawab atas hal-hal yang terjadi tersebut.

***

     "Forest" memang merupakan salah satu lagu yang memiliki makna ganda. Ambiguitas macam inilah yang membuat lagu-lagu SOAD selalu menarik untuk saya tafsirkan. Namun  penafsiran yang terbaik adalah apa yang anda maknai sendiri, karena personalitas dalam penafsiran berkaitan langsung dengan perasaan seseorang ketika membaca atau mendengar sebuah lirik ketika dinyanyikan. Semoga apa yang saya sajikan kali ini dapat menambah wawasan kita semua. Tetap maknai hidup ini tapi jangan lupa untuk merubahnya (Smaxdi).

*Sebelumnya penulis ingin memohon maaf karena penulis tidak menggunakan huruf kapital pada persona yang mengacu kepada Yesus. Hal ini tidak dimaksudkan sebagai sebuah bentuk pelecehan. Namun hanya sebuah bentuk penyesuaian posisi. (Semoga dapat dipahami dengan bijak)

System Of A Down - Science Lyrics Interpretation (Interpretasi Lirik Science)

Science Making two possibilities a reality 
Predicting the future of things we all know 

Fighting off the diseased programming 
Of centuries, centuries, centuries, centuries 
Science fails to recognise the single most 

Potent element of human existence 
Letting the reigns go to the unfolding 
Is faith, faith, faith, faith 
Science has failed our world 
Science has failed our mother earth 
Science fails to recognise the single most 
Potent element of human existence 
Letting the reigns go to the unfolding 
Is faith, faith, faith, faith 
Science has failed our world 
Science has failed our mother earth 
Spirit-moves-through-all-things 
Spirit-moves-through-all-things 
Spirit-moves-through-all-things 
Spirit-moves-through-all-things 
Spirit-moves-through-all-things 
Spirit-moves-through-all-things 
Letting the reigns go to the unfolding 
Is faith, faith, faith, faith 
Letting the reigns go to the unfolding 
Is faith, faith, faith, faith 
Science has failed our world 
Science has failed our mother earth 
Spirit-moves-through-all-things 
Spirit-moves-through-all-things 
Spirit-moves-through-all-things 
Spirit-moves-through-all-things 
Spirit-moves-through-all-things 
Spirit-moves-through-all-things 
Spirit-moves-through-all-things 
Spirit-moves-through-all-things 
Spirit-moves-through-all-things 
Spirit-moves-through-all-things 
Spirit-moves-through-all-things 
Spirit-moves-through-all-things 
Science has failed our mother earth
[ Lyrics from: http://www.lyricsfreak.com/s/system+of+a+down/science_20134835.html ]
     Science adalah salah satu lagu SOAD yang menarik untuk diinterpretasikan. Salah satu interpretasi mengatakan bahwa lirik lagu ini menyampaikan bagaimana ilmu pengetahuan mempermudah kehidupan kita selama ini, dengan ilmu pengetahuan kita telah mampu merekonstruksi pola pikir kita sehingga misteri-misteri besar tentang kehidupan dapat kita bongkar. Tapi pembokaran paksa ini, dilain pihak membuat manusia kehilangan alasan hakiki tentang eksistensinya di dunia. Manusia telah kehilangan alasan filosofis tentang makna hidup.
       Sedangkan salah satu interpreter menyatakan bahwa lagu ini adalah tentang pertentangan ilmu pengetahuan dengan agama. Hal tersebut diperkuat dengan potongan lirik berikut:
Predicting the future of things we all know 
Fighting off the diseased programming 
Of centuries, centuries, centuries, centuries 
      Potongan lirik tersebut menggambarkan bagaimana ilmu pengetahuan membuat manusia mampu meramalkan masa depan, dan melawan deseased programming. Kata deseased programming mengacu pada dogma-dogma agama yang telah terprogram di kepala manusia selama berabad-abad. Namun pada bagian lirik selanjutnya, SOAD justru balik meragukan keberhasilan ilmu pengetahuan:
Science fails to recognise the single most 
Potent element of human existence 
      Science telah gagal menjelaskan secara pasti tentang eksistensi manusia. Dilain pihak ilmu pengetahuan konvensional tidak cukup fleksibel untuk menjelaskan masalah-masalah spiritualitas manusia. Agama dengan segala dogma dan keyakinannya yang tidak berdasar logis adalah satu-satunya pegangan yang memberi manusia kekuatan untuk menyelesaikan masalah-masalah spiritualitasnya. 

****

      Berdasarkan penjabaran diatas dapatlah saya simpulkan bahwa SOAD melalui lagu ini ingin menyampaikan bahwa tidak selamanya ilmu pengetahuan yang mengatasnamakan logika bisa menghadirkan kedamaian dalam diri manusia. Sebagai makhluk yang multidimensional manusia memiliki dimensi spiritualaitas yang juga harus dipenuhi. Dimensi spiritual ini hanya dapat dipenuhi oleh hal-hal yang berkaitan dengan keyakinan, terbebas dari logika manusia itu sendiri. SOAD secara bijaksana ingin menyampaikan bahwa manusia harus dapat menyeimbangkan setiap dimensi dalam dirinya, sehingga kedamaian dan keberlangsungan kehidupan manusia tetap bisa dijaga.
      Namun, ilmu pengetahuan yang kita kenal hari ini tidak hanya mencakup dunia materi. Ilmu pengetahuan secara pasti telah merambah ranah-ranah non-materi. Alam bawah sadar, spiritualitas, hakikat dimensi, metafisika dan bidang-bidang lain yang oleh agama dianggap sebagai sesuatu yang sakral mulai ditelanjangi sedikit demi sedikit oleh ilmu pengetahuan. Manusia dengan logikanya selalu berusaha untuk memahami segala hal, terlepas hal tersebut bukan ranah logika. Lalu bagaimana nasib agama dan perangkat dogmanya, ketika ilmu pengetahuan telah mampu menjelaskan hal-hal yang tadinya menjadi ranah mereka? ketika itu mungkin sekali hal-hal spiritual tidak hanya diperoleh di altar-altar gereja, masjid, kuil dan klenteng. Spiritualitas sejatinya adalah cara kita melihat kedalam diri kita sendiri.